Doktrin Keliru Tentang Browsing Di Google

Doktrin Keliru Tentang Browsing Di Google - Pernahkah mendengar guru ataupun dosen pengajar kita suatu ketika menjelaskan topik yang di bahas secara terperinci dan panjang lebar, bla bla bla... seterusnya dan ada moment nyelip di antaranya seperti suatu suku kata terucap yang terdengar asing di telinga. Sebagai murid yang pada dasarnya nggak tau, sah - sah saja kalau bertanya, semisal apa itu "statement" bu / pak?, nggak jarang kan dengan lugas "cari saja di google". Sebuah pernyataan tersebut meng indikator kan bahwa google dapat di percaya atau memang mengarahkan anak didiknya menggunakan internet dengan positif (dari pada internet sebagai jalan main ke rumah mas parno lebih baik digunakan sebagai media belajar), dan kemungkinan lain bisa saja itu cuma buat ngeles pertanyaan tadi.

Doktrin Keliru Tentang Browsing Di Google
sumber gambar: dwinugros.wordpress.com

Dan pada kesempatan lain, tugas makalah, mengerjakan uts maupun uas kuliah dapat peringatan dari dosen "Jangan cari sumber referensi dari google karena sumber internet tidak bisa di percaya". atau mungkin telinga saya saja yang kurang begitu bisa menampung keutuhan kalimat tersebut sehingga menimbulkan persepsi yang salah. Tetapi jika menilai internet dari sudut pandang pembaca, kehati - hatian mencari sumber referensi itu emang nggak salah.

Pada dasarnya paragraf di atas memiliki dua poin penting yang menarik untuk di ulas yaitu mencari "mengcopy sumber referensi dari internet" ini bisa benar bisa juga salah, begitupun sebaliknya "jangan cari sumber referensi dari google karena sumber internet tidak bisa di percaya" ini tidak bisa di salahkan tetapi sepenuhnya juga tidak bisa di benarkan. Kenapa? sebelumnya saya bahas elemen - elemen yang mencakupnya, yang mungkin mindset sebagian orang keliru.

Yang pertama tentang google, apa itu google? yang saya kutip dari situs Wikipedia.org bahwa "Google Inc. adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkekhususan pada jasa dan produk Internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi, pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan daring."(https://id.wikipedia.org/wiki/Google)

Sedangkan sebagian orang mengenal google sebagai situs pencari informasi, kalau menurut saya google ngehits karena web pencarian yang lebih tepatnya "mesin pencari web", mungkin kutipan berikut lebih menambah informasi lagi.

"Mesin pencari web (bahasa Inggris: web search engine) adalah program komputer yang dirancang untuk melakukan pencarian atas berkas-berkas yang tersimpan dalam layanan www, ftp, publikasi milis, ataupun news group dalam sebuah ataupun sejumlah komputer peladen dalam suatu jaringan. Search engine merupakan perangkat pencari informasi dari dokumen-dokumen yang tersedia. Hasil pencarian umumnya ditampilkan dalam bentuk daftar yang seringkali diurutkan menurut tingkat akurasi ataupun rasio pengunjung atas suatu berkas yang disebut sebagai hits. Informasi yang menjadi target pencarian bisa terdapat dalam berbagai macam jenis berkas seperti halaman situs web, gambar, ataupun jenis-jenis berkas lainnya. Beberapa mesin pencari juga diketahui melakukan pengumpulan informasi atas data yang tersimpan dalam suatu basisdata ataupun direktori web." (https://id.wikipedia.org/wiki/Mesin_pencari_web)

Yang kedua, kenapa google? ya, kenapa harus google? karena google sudah terlanjur terkenal dan kita sudah kadung menggunakan google di perangkat kita meskipun sebenarnya ada mesin pencari lain seperti yahoo, bing, MSN Search, Htdig dan masih banyak lagi mesin - mesin pencari lainnya di dunia maya.

Yang ketiga, apakah google memberikan jawaban yang tepat? yang ini sedikit menjadi kelumit antara kebenarannya, ketidak akuratannya dan mindset seseorang. Kembali pada jawaban atas pertanyan yang pertama tentang mesin pencari atau  Search engine merupakan perangkat pencari informasi dari dokumen-dokumen yang tersedia. Jadi google hanyalah perantara kita menuju judul postingan suatu blog atau web.

Yang keempat, apa itu blog atau web? kutipan dari Wikipedia.org, "Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urutan terbalik (isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.(https://id.wikipedia.org/wiki/Blog)

Yang ke lima, apakah blog milik google?  banyak perusahaan mengembangkan media berupa blog yang di kembangkan, seperti perusahaan google dengan blognya blogger.com, perusahaan wordpress, joomla, dan masih banyak lagi lainnya.

Yang ke enam, apa fungsi blog? "Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, mulai dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan.(https://id.wikipedia.org/wiki/Blog)

Ke tujuh, siapa yang mengurus blog? Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga blog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga blog yang bersifat sebaliknya (non-interaktif).

Ke delapan, apakah pemilik blog merupakan seorang profesor? bisa iya bisa tidak, kenapa? karena blog bisa di buat atau di urus oleh siapapun entah itu anak sd, smp, sma, sampai doctor sekalipun.

Sembilan, apakah sumber - sumber dari blog tersebut bisa di jadikan sumber yang akurat? BISA dan juga TIDAK, karena blog bisa di gunakan oleh masyarakat umum, kita tidak tahu apakah penulis menulis topik yang di sampaikannya benar- benar real atau tidak, tetapi kita terlalu egois jika menyatakan bahwa sumber internet tidak dapat di percaya begitu saja karena di penjuru nusantara ini banyak tokoh - tokoh intelektual yang mengelola blog.

Lalu bagaimana menyikapi hal seperti ini? tergantung pada individu masing - masing, di internet mengandung ribuan referensi yang terkadang malah membuat kita bingung, pada intinya kita musti pintar- pintar mengambil sumber yang terpercaya dengan situs yang terpercaya pula seperti situs- situs besar contohnya nationalgeographic.com, situs Wikipedia.org sebuah ensiklopedia bebas yang dibangun oleh komunitas dan untuk lebih jelasnya lagi bisa klik di sini https://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia. dan masih banyak lagi lainnya.

Sebenarnya topik seperti ini sudah lama ingin saya bahas ketika saya baru pertama kali mengenal blog, "ternyata saya bisa membuat blog" itu menggiring pola pikir saya bahwa "siapapun bisa membuat blog" dan masalahnya adalah bagaimana seorang lulusan smp bisa posting tentang pelajaran sma, dengan cara mengcopas dari sumber lain, dan apa motivasinya untuk memposting yang dengan alasan ingin menambah jumlah postingan di blog.

Ada banyak alasan para blogger (sebutan bagi seseorang yang hobi ngeblog) untuk memperbanyak postingannya, salah satunya agar pengunjung blog tersebut banyak, karena semakin pengunjungnya banyak maka aliran uang akan semakin banyak pula dari blognya, blog bisa menghasilkan uang dari iklan yang di pasang di dalam blog.

Sialnya lagi, bagi para blogger pemula ingin mendapatkan uang dengan cara singkat, berbagai cara di lakukan, salah satunya mengcopy buku pelajaran yang belum tentu ia tulis dengan benar dan tepat, bisa saja ketika menulis di buku dia sedang tidak konsentrasi penuh maka hasilkan akan malah membingungkan. Cara salah ini pernah saya lakukan dan membuat saya merasa berdosa sampai saat ini, namun sudah lebih dari setahun lalu meski postingan-postingan semacam itu masih ada di blog tapi sudah saya remove di mesin indeks google hal tersebut membuat postingan tidak dapat muncul di google dan tidak memberikan pemahaman salah bagi pembaca. ini memang membuat pola pikir kita jadi ragu terhadap keakuratan mesin pencari maupun blog itu sendiri.

Dan di pihak lain, banyak blog - blog pribadi besar dan forum - forum diskusi online dari aceh sampai banyuwangi yang  saling mengingatkan dan menerapkan kualitas dan kuantitas konten yang di berikan. Terlebih banyak juga para intelektual seperti salah seorang dosen di jawa timur yang kini sedang melanjutkan studi s3 nya di jerman dengan sukarela berbagi atas dasar kesenangan dengan blog gartisannya apalagi beliau kerap memposting tentang nilai kehidupan.
nationalgepgraphic.com#sthash.tfAWQJmw.dpuf

Mungkin kalimat yang lebih bijak sebagai sikap kehati- hatian dari seorang pembaca "hati - hati mencari sumber referensi dari internet, pilihlah situs yang dapat di percaya".

Cara halus yang lebih menunjukkan saling menghargai manusia, di samping itu pemerintah beberapa hari yang lalu sedang gencarnya membuat program economic digital dengan menargetkan 1000 teknopreneur di Indonesia dengan jangka waktu lima tahun ke depan atau sampai tahun 2020. Di harapkan akan banyak sekali pengusaha di bidang internet, kurang tepat rasanya kalo kita menunjukkan anti pati terhadap internet sedangkan banyak anak bangsa sedang mendirikan startup nya.

Apakah doktrin saya ini keliru?apabila keliru akan lebih dewasa jika menaggapinya dengan tidak menyatakan bahwa blog itu tidak dapat di percaya, di internet sudah terlalu banyak blog yang muncul, akan lebih bijaksana apabila pembaca ikut berkontribusi untuk membenarkan yang sebelumnya tidak benar dan meluruskan dari yang sebelumnya kurang lurus dengan cara memberikan pernyataan- pernyataan yang lebih tepat di kotak - kotak komentar yang tersedia di situs - situs yang ada, para blogger akan antusias apabila pembaca memberikan masukan yang membangun.

Sedangkan blog ini, sebagai blogger yang saling menghargai blogger tanah air dan menghargai makhluk - makhluk hidup lainnya serta makhluk astral sekalipun, saya tetap menulis karena sudah menjadi candu. Lebih baik mencandukan diri ke hal yang positif, yang positif aja jadi bahan bullying ketika teman saya menemukan blog ini dan mendapati kata - kata yang nyeleneh tapi biar lah toh saya malah seneng karena blog saya ada pengunjung otomatis iklan menambah recehan dollarnya.

Bedanya blog ini akan berganti haluan jadi blog diary saja yang menceritakan hal - hal yang benar - benar real saya alami dan sebagai sampingan saya terkadang menulis di situs yang di kelola oleh perusahaan yang artinya memang di kelola secara profesional, di situ ada banyak penulis dan juga tim editor yang selalu merevisi konten postingan agar layak di baca publik dengan tema situs anak muda urban dengan konten anak muda dan hal yang menyangkutinya, dari hal yang sepele menjadi menarik untuk di ulas.

Meski upah yang di dapat cuma cukup buat beli kuota data, ini sedikit lebih baik ketimbang kita ngerogoh kocek dalam dalam sedalam samudra india cuma buat nyetatus kepo, ngirim pesan via internet, main game online ngabisin uang dan waktu yang nyatanya cuma buat menambah kekayaan orang bule saja. apakah bangsa ini masih terjajah dengan cara halus?


kharistyo.com Updated at: 15.14.00

0 komentar:

Posting Komentar

Post Terbaru

Entri Populer

Diberdayakan oleh Blogger.